Selasa, 19 Agustus 2014 | 21:14 WIB
Baca juga
- Novela Nawipa Merasa "Dijebak" Saat Datang ke Komnas HAM
- Eks Anak Buah Nazaruddin Akui Beri Uang 25.000 Dollar AS ke Fahri Hamzah
- Ini Kata Anas soal Dugaan Uang 25.000 Dollar AS untuk Fahri Hamzah
- Sidang Gugatan Pilpres, MK Sahkan Bukti Tiga Pihak
- Saksi Anas: Uang 1 Juta Dollar Mengalir ke Marzuki Alie
JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua menegaskan Partai Demokrat tidak akan merapat dan mendukung Joko Widodo-JK.
"Tidak mungkin kami ke Jokowi-JK. Jokowi hanya berharap mendapat dukungan dan kekuatan di parlemen," kata Max di Jakarta, Selasa.
Dia menegaskan, rapat internal DPP Demokrat Selasa sore, tidak membahas dan merespon sama sekali pernyataan Jokowi yang dinilai meminta dukungan di parlemen.
Menurut dia, tidak maunya Demokrat mendukung pasangan Jokowi-JK, kata Max, karena Jokowi berada di bawah kontrol PDI Perjuangan, partai yang selama ini selalu berbeda pandangan dengan Demokrat.
"Jokowi di bawah kontrol PDIP. Selama ini hubungan Demokrat dan PDIP bagaimana? Banyak berbeda," katanya.
Sebelumnya diberitakan, Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi) menyatakan ada dua partai yang saat ini siap bergabung mendukung dirinya. Dua partai itu adalah Demokrat dan PAN. "Kemungkinan ada dua partai, Demokrat dan PAN. Sudah itu saja," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Selasa
Sumber : http://indonesiasatu.kompas.com/read/2014/08/19/21144691/partai.demokrat.bantah.akan.merapat.ke.jokowi?utm_source=WP&utm_medium=box&utm_campaign=Kknwp




0 komentar:
Posting Komentar